Minggu, 21 Juni 2020

Mengenal Daerah Penghasil Beras Terbesar di Indonesia

Beras adalah hasil pertanian yang cukup banyak di produksi di Indonesia. Hal ini juga yang membuat Indonesia memiliki julukan sebagai negara agraris yang didapat karena mayoritas penduduk Indonesia menjalani profesi sebagai petani terutama petani padi. Anda mungkin hanya sering mencari tahu mengenai harga beras Topi Koki atau harga beras lainnya di pasaran. Namun tahukah Anda dari mana asal beras-beras tersebut dan dimanakah daerah di Indonesia yang menjadi lumbung padi dan menjadi daerah dengan produksi beras terbesar?



Berikut beberapa daerah di Indonesia yang menghasilkan produksi padi cukup besar.

  1. Jawa Barat
Berdasarkan data yang dihimpun oleh BPS, di tahun 2018 Provinsi Jawa Barat memiliki luas wilayah panen yang mencapai 1,69 juta hektar. Provinsi ini juga memiliki potensi untuk memproduksi beras atau padi hingga sebanyak 9,54 juta ton. Jawa Barat juga pernah mengalami panen raya terbesar yang terjadi pada bulan maret tahun 2018.

Saat itu Jawa Barat memiliki produksi gabah kering giling sekitar 1500 ribu ton. Ini membuat Jawa Barat menjadi provinsi yang memiliki produksi beras terbesar meskipun saat ini kebanyakan lahan pertanian di Jawa Barat mulai dialih fungsikan untuk menjadi bangunan-bangunan perkantoran atau pemukiman.

Di Jawa Barat, wilayah yang menjadi lumbung padi terbesar berada di Kabupaten Indramayu dengan total produksi sekitar 1,3 juta ton per tahun. Sementara urutan kedua ditempati oleh Kabupaten Karawang dengan total produksi sekitar 1,1 juta ton per tahun.

Provinsi Jawa Barat menyumbang sekitar 15,38 persen dari total produksi beras nasional. Banyak tidaknya produksi panen beras ini tentunya berpengaruh terhadap harga beras Topi Koki ataupun harga beras lainnya.

  1. Jawa Tengah
Jawa Tengah sering disebut sebagai provinsi yang menjadi pendukung pangan tingkat nasional karena provinsi ini menjadi pusat produksi padi dan makanan pokok lainnya, seperti jagung atau kedelai. Pada tahun 2018, hasil produksi beras dari Jawa Tengah mampu mencapai 9.51 juta ton.

Wilayah di Jawa Tengah yang menyumbang produksi beras terbesar berada di Kabupaten Cilacap yang memiliki luas sawah hingga 122 ribu hektar dan mencapai panen padi hingga 777 ribu ton.

Di posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Grobogan dengan luas sawah hingga 126 ribu hektar dan mampu menghasilkan beras hingga 732 ton. Kabupaten Grobogan ini juga telah ditetapkan sebagai lumbung padi di provinsi jawa Tengah.

  1. Jawa Timur
Provinsi yang menjadi lumbung padi lainnya masih berada di pulau Jawa, yaitu provinsi Jawa Timur. Di tahun 2019, Jawa Timur mampu memproduksi beras hingga 6,1 juta ton dalam bentuk gabah kering giling hanya dalam waktu empat bulan. Hasil produksi ini juga mengalami surplus sekitar 2,6 juta tom dari jumlah beras yang dikonsumsi oleh masyarakat di provinsi tersebut.
Di Jawa Timur, wilayah yang memproduksi beras paling banyak berada di Kabupaten Lamongan. Kabupaten ini memiliki luas area sawah hingga 924 ribu hektar dan jumlah panen mencapai 530 ribu ton. Sementara di posisi kedua merupakan Kabupaten Bojonegoro dengan luas sawah hingga 758 ribu hektar dan produksi beras mencapai 435 ribu ton.

Itulah beberapa provinsi yang memiliki produksi beras terbesar di Indonesia dan tentunya memiliki andil dalam mendistribusikan makanan pokok ini untuk seluruh masyarakat Indonesia serta mempengaruhi harga beras Topi Koki ataupun beras-beras lainnya di pasaran. 

0 komentar:

Posting Komentar